Wakil Bupati Ciamis Yana D. Putra didampingi Skretaris Daerah Kabupaten Ciamis Dr. H. Tatang, M.Pd dan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Aef Saefulloh hadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Ciamis di ruang Oproom Setda. Senin, 28 Maret 2022.

Rapat ini dilakukan secara rutin menjelang Ramadhan dan Idul Fitri guna membahas strategi dalam menghadapi inflasi di Kabupaten Ciamis. Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala BPS Kabupaten Ciamis, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Sekretaris Dinas KUKMP Kabupaten Ciamis, Kadis Pertanian Kabupaten Ciamis, Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Perwakilan Perum Bulog Cabang Ciamis, dan Perwakilan Pertamina Migas, serta OPD terkait.

Wakil Bupati Ciamis menyebutkan budaya konsumsi di bulan puasa meningkat dibanding hari biasa tentunya bahan pokok akan mengalami lonjakan harga atau inflasi. Bahan pokok yang cukup langka salah satunya minyak goreng, tentunya hal itu harus di antisipasi bersama sehingga inflasi tidak terjadi di Ciamis. Wabup menghimbau kepada jajaran perangkat daerah untuk memperhatikan dan berkoordinasi agar bahan pokok atau bahan pangan di pedagang tersedia dan tidak terjadi penimbunan.

Sekda Kabupaten Ciamis, H. Tatang menyampaikan bahwa Pada dasarnya Kabupaten Ciamis menjelang ramadhan ini dalam posisi aman, dimana stok bahan pangan sudah siap semua. “Alhamdulillah laju pertumbuhan ekonomi kab.ciamis pada tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 3 % . Intinya kita harus optimis terkait bahan pokok menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri”. Ujarnya

H. Tatang berharap kepada Perum Bulog untuk mengupayakan ketersediaan minyak goreng yang memang menjadi permasalahan saat ini. “Perlu di perhatikan juga untuk telur mudah-mudahan kita tidak kekurangan telur mengingat Ciamis masih menerima kiriman dari Jawa Tengah”. Tambahnya

Adapun rencana aksi pengendalian inflasi diantaranya adalah pamantauan harga dan ketersediaan pangan dan kebutuhan pokok lainnya, operasi pasar murah, bazar Ramadhan, fasilitas himbauan menjaga ketersediaan barang dan belanja bijak. Sementara itu dalam upaya himbauan, untuk membantu meredam kondisi di ciamis juga nanti akan dilakukan pendekatan2 bersama para ulama.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Aef Saefulloh juga menambahkan bahwa “kegiatan rakor ini diharapkan dapat menghasilkan solusi dan kita siapkan antisipasi berbagai permasalahan di masyarakat. Maka perlu diketahui bagaimana persiapan2 dan kebijakan yang akan diterapkan”. Singkatnya
Berdasarkan paparan dari Kepala BPS Kabupaten Ciamis, Saat ini tingkat inflasi di Kabupaten Ciamis lebih tinggi sekitar 0,01% dibandingkan dengan IHK Kota Tasikmalaya dimana inflasi bulan Februari 2022 Kota Tasikamalaya sebesar 0,48%, kemudian inflasi tahun kalender sebesar 0.9% dan inflasi tahunan sebesar 1,84% dimana gambaran inflasi di Kabupaten Ciamis tidak jauh berbeda dengan Kota Tasikmalaya.

Sementara itu berdasarkan paparan dari pihak Bank Indonesia, Pada tahun 2021 Kabupaten Ciamis mengalami kenaikan Laju Pertumbuhan Ekonomi sebesar kurang lebih 3% dan hampir mencapai angka 5% dimana sebanyak 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat, Laju Pertumbuhan Ekonominya dibawah 5% kecuali Kabupaten Karawang.

Ketersediaan bahan pangan dan berbagai komoditas yang ada di Kabupaten Ciamis juga hampir semuanya Surplus dan harga barang yang cenderung stabil seperti yang telah di paparkan oleh Dinas Pertanian, Dinas Peternakan dan Perikanan, serta Dinas KUKMP Kabupaten Ciamis. Perum Bulog juga memaparkan bahwa jumlah stok bahan pangan tersedia di bulog dan ketersediaan komoditi daging untuk mencukupi kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau. Sementara untuk penyediaan minyak goreng kemasan belum diberikan penugasan. Namun sudah melakukan koordinasi agar ada dropping minyak goreng.

Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, Dinas Perhubungan juga menyampaikan bahwa sudah memepersiapkan Armada Transportasi Umum dengan tarif angkutan umum sebesar 330 rupiah per kilometer. Selain itu, pengamanan lalu lintas dan jalur distribusi untuk angkutan barang melewati jalur lingkar selatan sudah terlaksana.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Aef Saefulloh juga menambahkan bahwa “perlu diperhatikan transportasi umum mengingat akan menghadapi ramadhan dan idul Fitri agar armada transportasi umum dapat melayani para pemudik”. Jelasnya

Diskominfo Ciamis

Share This :